WERI, Komsos Larantuka – Deken Larantuka, RD Lukas Laba Erap, secara resmi melantik RD Robert Laga Manu sebagai Pastor Paroki Santa Maria Pembantu Abadi Weri dalam Perayaan Ekaristi Hari Minggu Biasa XI yang berlangsung khidmat di Gereja Paroki Weri, Minggu (14/6/2026). Pada kesempatan yang sama, dilaksanakan pula serah terima jabatan Pastor Paroki serta pelantikan pengurus Dewan Pastoral Paroki (DPP), pengurus lingkungan, dan pengurus Komunitas Basis Gerejani (KBG) untuk masa bakti yang baru.
Sejak pagi hari, umat telah memadati kompleks gereja untuk mengikuti perayaan yang sarat makna tersebut. Suasana sukacita semakin terasa melalui sentuhan inkulturasi yang mewarnai liturgi, serta alunan lagu-lagu pujian yang dibawakan oleh Paduan Suara Regina Caeli.

Pelantikan Pastor Paroki Sta. Maria Pembantu Abadi Weri
Perayaan Ekaristi dimulai pada pukul 07.30 WITA. Hadir sebagai selebran utama mantan Pastor Paroki Weri, RD Fransiskus Xaverius Wio Hurint. Ia didampingi oleh Deken Larantuka RD Lukas Laba Erap, Pastor Paroki Weri yang baru RD Robert Laga Manu, dan Pastor Vikaris Paroki Weri RD Antonius Sina Aran sebagai konselebran.
Bacaan Injil pada hari itu mengangkat kisah tentang belas kasih Yesus kepada orang banyak dan pengutusan para murid untuk bekerja di ladang Tuhan. Pesan Injil mengenai tuaian yang banyak tetapi pekerja yang sedikit menjadi refleksi yang relevan bagi Pastor Paroki yang baru maupun seluruh pengurus yang menerima mandat pelayanan.
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Uskup Larantuka mengenai pembebasan tugas RD Fransiskus Xaverius Wio Hurint sebagai Pastor Paroki Santa Maria Pembantu Abadi Weri serta pengangkatan RD Robert Laga Manu sebagai penggantinya. Selanjutnya dibacakan pula Surat Keputusan tentang pengangkatan pengurus Dewan Pastoral Paroki, pengurus lingkungan, dan pengurus KBG.
Dalam suasana hening dan penuh kekhusyukan, Pastor Paroki yang baru bersama seluruh pengurus berdiri di depan altar. Diiringi nyanyian Datanglah Ya Roh Pencipta, mereka mengucapkan janji setia di atas Kitab Suci sebagai tanda kesediaan untuk menjalankan tugas pelayanan dengan penuh tanggung jawab, setia pada ajaran Gereja, serta mengutamakan kepentingan umat.
Rangkaian prosesi dilanjutkan dengan pemercikan air suci sebagai lambang penyucian diri dan pembaruan semangat dalam menjalankan tugas pelayanan. Setelah itu, dilaksanakan penyerahan atribut Gereja sebagai simbol resmi serah terima jabatan dari Pastor Paroki lama kepada Pastor Paroki yang baru.
Momen tersebut menjadi peristiwa bersejarah bagi umat Paroki Weri. Pergantian kepemimpinan tidak hanya dipahami sebagai pergantian administratif, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperkuat semangat persaudaraan dan memperbaharui komitmen bersama dalam membangun Gereja yang hidup, dinamis, dan misioner.
Dalam berbagai sambutan yang disampaikan setelah perayaan liturgi, tersirat ungkapan syukur atas pengabdian RD Fransiskus Xaverius Wio Hurint selama menjalankan tugas kegembalaan di Paroki Weri. Dedikasi dan pelayanannya selama ini dinilai telah memberikan kontribusi penting bagi perkembangan kehidupan menggereja umat.
Di sisi lain, umat juga menyampaikan sukacita atas kehadiran RD Robert Laga Manu sebagai gembala baru. Harapan besar dititipkan agar kepemimpinan yang baru mampu melanjutkan berbagai karya pastoral yang telah dirintis, sekaligus menghadirkan semangat pembaruan yang semakin mendekatkan Gereja dengan kebutuhan umat.
Para pengurus DPP, lingkungan, dan KBG yang baru dilantik pun diajak untuk memaknai jabatan yang diterima bukan sebagai bentuk kehormatan, melainkan panggilan untuk melayani. Pelayanan pastoral membutuhkan kerendahan hati, semangat gotong royong, dan kesiapsediaan untuk berjalan bersama seluruh umat dalam mewujudkan persekutuan yang kokoh.
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi Paroki Santa Maria Pembantu Abadi Weri untuk terus bertumbuh sebagai komunitas umat beriman yang aktif, partisipatif, dan berakar pada semangat Injil. Dengan dukungan seluruh umat, Pastor Paroki yang baru bersama para pengurus diharapkan mampu menggerakkan berbagai program pastoral demi menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan identitas Gereja sebagai persekutuan kasih.
Kebersamaan dan rasa syukur yang terbangun selama perayaan Ekaristi berlanjut dalam acara resepsi dan ramah tamah di aula paroki. Dalam suasana penuh kehangatan, para imam, pengurus, dan umat saling bersalaman serta berbagi sukacita atas anugerah kepemimpinan baru yang diterima Paroki Weri.
Melalui pelantikan ini, umat Paroki Santa Maria Pembantu Abadi Weri diharapkan semakin diteguhkan dalam iman, dipersatukan dalam kasih, dan terdorong untuk terus menjadi saksi Kristus di tengah keluarga, lingkungan, dan masyarakat. Semangat pelayanan yang baru hendaknya menjadi kekuatan bersama untuk membangun Gereja yang semakin bertumbuh, berbelarasa, dan menghadirkan harapan bagi semua orang. (Fr. Alfons Boruk)
