LAMAHORA MENJADI SAKSI: Frater Markus Noning, CMM Mengikrarkan Kaul Kekal, Menyerahkan Hidup Sepenuhnya bagi Tuhan dan Gereja

Uskup Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro menegaskan bahwa melalui pelayanan pastoral dan terutama melalui karya pendidikan bagi kaum muda, para Frater CMM telah menghadirkan wajah kasih Allah di tengah umat.

by Komsos Keuskupan Larantuka

LAMAHORA, Komsos Larantuka — Sukacita iman dan syukur membingkai perayaan Misa Pesta Kaul Kekal dan Syukuran Hidup Membiara para Frater Kongregasi Santa Perawan Maria Bunda yang Berbelaskasih atau Congregatio Fratrum Beatae Mariae Virginis Perdolentis (CMM) di Paroki Santo Fransiskus Assisi Lamahora, Sabtu (8/8/2026). Perayaan Ekaristi ini dipimpin langsung oleh Uskup Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro, didampingi sejumlah imam yang berkarya di wilayah Dekenat Lembata.

Perayaan Kaul Kekal dan Syukuran Hidup Membiara para Frater Kongregasi Cinta Kasih Santo Carolus Borromeus (CMM) di Paroki Santo Fransiskus Assisi Lamahora, Sabtu (8/8/2026)

Perayaan istimewa ini menjadi momentum penuh rahmat bagi para Frater Kongregasi CMM karena seorang anggota baru secara definitif menyerahkan diri melalui Kaul Kekal, yakni Frater Markus H. Noning. Kehadiran Pemimpin Umum Kongregasi Frater CMM dari Belanda, Fr. Lawrence Obiko, CMM, bersama Frater Provinsial CMM Indonesia, Fr. Philipus Weredity, CMM, menjadi tanda dukungan dan persatuan persaudaraan dalam keluarga besar CMM.
Dalam ungkapan syukur mewakili para pestawan, Fr. Marcus H. Noning menyampaikan terima kasih kepada seluruh keluarga, umat, dan semua pihak yang telah mendukung perjalanan panggilan mereka.
“Kami sampai pada momen bahagia ini karena doa dan dukungan dari seluruh keluarga tercinta. Terima kasih pula kepada Bapa Uskup Larantuka dan para imam yang hadir dalam perayaan penuh sukacita ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Pemimpin Umum Kongregasi Frater CMM menyampaikan apresiasi mendalam atas ketulusan dan kesediaan Frater Markus H. Noning untuk bergabung secara definitif dalam Kongregasi Frater CMM.
Atas nama Dewan Umum dan Provinsi Indonesia, ia juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar Frater Markus, Bapa Uskup Larantuka, para imam, dan seluruh umat yang telah memberikan dukungan serta doa bagi perkembangan panggilan hidup membiara.
“Peristiwa hari ini menjadi momen penuh rahmat bagi kongregasi. Terima kasih atas dukungan dan cinta kasih yang telah diberikan kepada Frater CMM,” katanya.
Dalam sambutannya, Uskup Larantuka Mgr. Yohanes Hans Monteiro menyampaikan penghargaan atas kehadiran dan pelayanan para Frater CMM yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan Gereja Keuskupan Larantuka.
Bapa Uskup menegaskan bahwa melalui pelayanan pastoral dan terutama melalui karya pendidikan bagi kaum muda, para Frater CMM telah menghadirkan wajah kasih Allah di tengah umat.
“Kami berterima kasih atas seluruh cinta kasih dan pengabdian para Frater CMM yang menghadirkan wajah Allah melalui pelayanan pastoral, khususnya dalam dunia pendidikan anak-anak dan kaum muda di Dekenat Lembata dan Keuskupan Larantuka pada umumnya,” ujar Uskup.
Ia berharap kerja sama antara Kongregasi Frater CMM dan Gereja Lokal Keuskupan Larantuka terus berkembang serta menghasilkan buah-buah kebaikan bagi masyarakat, terutama di Kabupaten Lembata.
Pada kesempatan yang sama, Bapa Uskup juga memberikan berkat khusus kepada para Frater yang merayakan pesta jubileum hidup membiara, yakni pesta perak dan pancawindu sebagai tanda kesetiaan dalam menjalani panggilan.
Perayaan Ekaristi berlangsung meriah dengan dukungan koor SMATER Choir yang mengiringi liturgi. Orang tua para jubilaris turut hadir dalam suasana penuh haru dan syukur menyaksikan perjalanan panggilan anak-anak mereka.
Usai Misa syukur, seluruh pestawan, keluarga, para frater, imam, dan undangan mengikuti sesi foto bersama. Selanjutnya, rombongan berarak menuju Aula Fraternity dengan iringan Marching Band Fraternity untuk mengikuti acara ramah tamah sederhana dalam suasana persaudaraan.

Perayaan Kaul Kekal dan Syukuran Hidup Membiara para Frater Kongregasi Cinta Kasih Santo Carolus Borromeus (CMM) di Paroki Santo Fransiskus Assisi Lamahora, Sabtu (8/8/2026)

Adapun para Frater yang merayakan jubileum hidup membiara dalam kesempatan ini adalah:
Fr. Benyamin Tunggu – Pancawindu, karya di Belanda
Fr. Lukas Betekeneng – Pancawindu, karya di Brazil
Fr. Eduardus Senu – Pesta Perak, karya di Tomohon
Fr. Paulus Tamonob – Pesta Perak, karya di Palu
Fr. Urbanus Takasi – Pesta Perak, karya di Belanda
Fr. Nisensius Mety – Pesta Perak, karya di Balige
Fr. Gorius Geor – Pesta Perak, karya di Manado
Fr. Marcus H. Noning – Kaul Kekal, karya di Tarakan
Perayaan ini menjadi tanda bahwa panggilan hidup membiara terus bertumbuh dan berbuah bagi Gereja. Melalui kesetiaan para Frater CMM, kasih Allah terus dihadirkan dalam pelayanan, pendidikan, dan persaudaraan di tengah dunia. (Komsos CMM Lamahora)

You may also like