BANYAK DIPANGGIL, SEDIKIT DITAHBISKAN: Uskup Larantuka Pimpin Penerimaan Jubah 92 Frater TOR Ritapiret di Belogili

by Komsos Keuskupan Larantuka

BELOGILI, Komsos Larantuka – Sukacita besar menyelimuti umat Paroki St. Herman Yosef Belogili saat Uskup Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro, memimpin Perayaan Ekaristi penerimaan busana rohani (jubah) bagi 92 Frater Tahun Orientasi Rohani (TOR) St. Yohanes Paulus II Ritapiret Maumere, Minggu, 10 Mei 2026.

Penerimaan Jubah Para Frater TOR Ritapiret di Paroki Belogili - 10 Mei 2026

Penerimaan Jubah Para Frater TOR Ritapiret di Paroki Belogili – 10 Mei 2026

Sebelumnya, para frater TOR telah berada di Paroki Belogili sejak 5 Mei 2026. Mereka disebarkan ke 5 stasi: Stasi Muleng, Stasi Karawutung, Stasi Laka, Stasi Kolitadateng dan Stasi Belogili sebagai pusat paroki untuk melaksanakan kegiatan katekese bersama umat dan mengunjungi sekolah-sekolah. Di pusat paroki, para frater juga mengadakan pentas seni pada malam 8 Mei sebagai bagian dari kegiatan pastoral dan kebersamaan dengan umat.
Puncak dari rangkaian kegiatan kunjungan terjadi pada Minggu, 10 Mei 2026, ketika para frater berlangkah tegap menuju altar Tuhan untuk menerima busana rohani (jubah) dari Bapa Uskup Larantuka. Momen ini menjadi istimewa karena sebelum terpilih menjadi Uskup Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro pernah menjadi pendamping para frater tersebut.
Dalam homilinya, Uskup Mgr. Yohanes Hans Monteiro menegaskan bahwa Roh Kudus memampukan para murid menjadi saksi Kristus di tengah dunia.
Ia juga mengatakan bahwa peristiwa penerimaan jubah ini menjadi pengalaman Pentekosta bagi umat di Belogili. “Hari ini di Belogili turun Roh Kudus. Hari ini peristiwa Pentekosta juga terjadi di Belogili. Kita harus menjaga panggilan ini. Dan orang pertama menjaga panggilan adalah para frater sendiri,” katanya. Lebih lanjut, Uskup mengingatkan bahwa penerimaan jubah merupakan peristiwa iman. Para frater diajak untuk mencintai dan mengampuni diri sendiri agar mampu mencintai dan mengampuni orang lain. “Sebagaimana Yesus yang lebih dahulu mencintai dan mengampuni kita, maka para pengikutNya mesti memiliki semangat cinta dan pengampunan. Hidup bersama Yesus berarti bersedia mengikuti Dia dalam berbagai peristiwa hidup, bukan hanya dalam suasana menyenangkan tetapi juga dalam situasi sulit,” lanjutnya. Ia juga mengingatkan bahwa, meskipun ada begitu banyak orang yang dipanggil, tetapi biasanya sedikit yang ditahbiskan menjadi imam.
92 Frater TOR yang hadir dan menerima busana rohani berasal dari enam keuskupan, yakni: Keuskupan Ruteng: 20 Frater, Keuskupan Larantuka: 19 Frater, Keuskupan Labuan Bajo: 19 Frater, Keuskupan Agung Ende: 19 Frater, Keuskupan Maumere: 11 Frater, Keuskupan Denpasar: 4 Frater.

Penerimaan Jubah Para Frater TOR Ritapiret di Paroki Belogili - 10 Mei 2026

Penerimaan Jubah Para Frater TOR Ritapiret di Paroki Belogili – 10 Mei 2026

Pastor Paroki Belogili, RD. David Doni, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Bapa Uskup dan Seminari Tinggi Ritapiret yang telah mempercayakan Paroki Belogili sebagai tempat kunjungan para frater TOR sekaligus lokasi penerimaan busana rohani mereka. “Kami merasa sangat beruntung boleh mengalami peristiwa sukacita ini,” ujarnya.
Sementara itu, Praeses Seminari Tinggi Ritapiret, RD. Guidelbertus Tanga, menyampaikan apresiasi kepada Paroki Belogili yang telah menerima para frater TOR dengan baik. Ia menjelaskan bahwa penerimaan busana rohani sengaja dilakukan di paroki agar para frater mengalami kehidupan umat secara langsung. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian dari aksi panggilan dan pembinaan hidup pastoral para frater. Ia juga mengungkapkan bahwa pada awal tahun pembinaan, jumlah frater TOR mencapai 117 orang, tapi hingga saat ini tinggal 92 orang.

Penerimaan Jubah Para Frater TOR Ritapiret di Paroki Belogili - 10 Mei 2026

Penerimaan Jubah Para Frater TOR Ritapiret di Paroki Belogili – 10 Mei 2026

Pada akhir perayaan, Mgr. Yohanes Hans Monteiro kembali menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik. Uskup juga mengajak seluruh umat untuk terus mendoakan para frater agar tetap setia mengikuti Yesus Kristus dalam panggilan hidup mereka. (@sly)

You may also like