API IMAN OMK DEKENAT ADONARA MENYALA DI HINGA: 445 Kaum Muda Berjalan sebagai Peziarah Pengharapan

Pekan Kemah Rohani Orang Muda Katolik (OMK) Se-Dekenat Adonara Tahun 2026 resmi dibuka di Paroki Hinga, Kamis (16/7/2026). Mengusung tema “OMK Peziarah Pengharapan yang Militan dalam Pemberdayaan Ekonomi,” kegiatan yang berlangsung selama empat hari, 16–19 Juli 2026 ini menjadi ruang pembinaan iman sekaligus penguatan kapasitas kaum muda Katolik dalam menghadapi tantangan zaman. Sebanyak 445 peserta dari 14 paroki se-Dekenat Adonara mengambil bagian dalam kegiatan ini. Mereka hadir sebagai satu keluarga besar OMK untuk memperdalam iman, mempererat persaudaraan, membangun karakter kepemimpinan, serta menumbuhkan kesadaran bahwa kaum muda memiliki peran penting dalam karya pelayanan Gereja dan pembangunan masyarakat. Pekan Kemah Rohani ini juga menjadi wujud kebersamaan seluruh paroki dalam mendukung pembinaan generasi muda Gereja. Seluruh rangkaian kegiatan terlaksana melalui kontribusi bersama dari masing-masing paroki sebagai bentuk tanggung jawab pastoral dalam mendampingi perjalanan iman dan masa depan OMK.

by Komsos Keuskupan Larantuka

HINGA, Komsos Larantuka – Pekan Kemah Rohani Orang Muda Katolik (OMK) Se-Dekenat Adonara Tahun 2026 resmi dibuka di Paroki Hinga, Kamis (16/7/2026). Mengusung tema “OMK Peziarah Pengharapan yang Militan dalam Pemberdayaan Ekonomi,” kegiatan yang berlangsung selama empat hari, 16–19 Juli 2026 ini menjadi ruang pembinaan iman sekaligus penguatan kapasitas kaum muda Katolik dalam menghadapi tantangan zaman.
Sebanyak 445 peserta dari 14 paroki se-Dekenat Adonara mengambil bagian dalam kegiatan ini. Mereka hadir sebagai satu keluarga besar OMK untuk memperdalam iman, mempererat persaudaraan, membangun karakter kepemimpinan, serta menumbuhkan kesadaran bahwa kaum muda memiliki peran penting dalam karya pelayanan Gereja dan pembangunan masyarakat.
Pekan Kemah Rohani ini juga menjadi wujud kebersamaan seluruh paroki dalam mendukung pembinaan generasi muda Gereja. Seluruh rangkaian kegiatan terlaksana melalui kontribusi bersama dari masing-masing paroki sebagai bentuk tanggung jawab pastoral dalam mendampingi perjalanan iman dan masa depan OMK.

Kemah OMK Dekenat Adonara di Paroki Hinga

Berakar pada Kristus, Bergerak Membawa Harapan
Rangkaian kegiatan diawali dengan Perayaan Ekaristi Pembukaan yang dipimpin oleh Deken Adonara, RD. Aloysius Dore, bersama sejumlah imam yang hadir mendampingi para peserta.
Dalam homilinya, Romo Deken mengajak OMK untuk menjadi pribadi-pribadi yang senantiasa berakar pada Kristus sebagai sumber harapan. Menurutnya, kaum muda Katolik tidak hanya dipanggil untuk menjadi generasi penerus, tetapi juga menjadi pelaku utama yang menghadirkan nilai-nilai Injil melalui kehidupan nyata.
OMK, kata Romo Deken, perlu memiliki semangat juang yang kuat, kreativitas, dan keberanian untuk mengambil bagian dalam membangun Gereja serta masyarakat.
“Menjadi peziarah pengharapan berarti berjalan bersama Kristus, membawa optimisme, dan menghadirkan kebaikan melalui tindakan nyata di tengah kehidupan bersama,” pesan Romo Deken.

Dukungan Pemerintah dan Harapan bagi Kaum Muda
Setelah Perayaan Ekaristi, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan resmi oleh Camat Kelubagolit. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Pekan Kemah Rohani OMK Se-Dekenat Adonara.
Ia berharap kegiatan ini dapat membentuk kaum muda yang tidak hanya kuat dalam iman, tetapi juga memiliki karakter, kepedulian sosial, dan kemampuan untuk memberikan kontribusi bagi Gereja maupun daerah.
“Orang Muda Katolik harus terus menjadi cahaya iman di mana pun berada. Bertumbuhlah menjadi pemuda-pemudi yang siap membangun Gereja dan Kabupaten Flores Timur dengan semangat pelayanan, persaudaraan, dan tanggung jawab,” ungkapnya.

Kemah OMK Dekenat Adonara di Paroki Hinga

Perarakan Salib, Simbol Perjalanan Iman Kaum Muda
Salah satu momen penting dalam pembukaan kegiatan adalah perarakan Salib Kristus menuju lokasi perkemahan. Dengan penuh sukacita, seluruh peserta berjalan bersama membawa simbol iman yang menjadi tanda bahwa perjalanan hidup kaum muda tidak pernah terlepas dari penyertaan Kristus.
Perarakan tersebut menggambarkan semangat OMK sebagai peziarah yang terus berjalan dalam iman, melewati berbagai tantangan kehidupan, namun tetap memiliki harapan karena Kristus menjadi pusat perjalanan mereka.
Setibanya di lokasi perkemahan, Deken Adonara bersama para imam melakukan pemberkatan tenda-tenda dan seluruh area kegiatan. Pemberkatan ini menjadi tanda penyerahan seluruh proses Pekan Kemah Rohani kepada Tuhan agar seluruh peserta senantiasa mengalami perlindungan dan penyertaan-Nya.

Malam Renungan: Meneguhkan Panggilan OMK
Pada malam hari, peserta mengikuti renungan malam dalam suasana doa, hening, dan refleksi. Momen ini menjadi kesempatan bagi kaum muda untuk melihat kembali perjalanan hidup mereka serta memperdalam panggilan sebagai Orang Muda Katolik.
Melalui renungan tersebut, peserta diajak untuk semakin mengenal Kristus, membangun komitmen hidup yang lebih baik, serta mempersiapkan diri menjadi generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan siap melayani.
Romo Moderator OMK Dekenat Adonara dalam pesannya mengajak seluruh peserta agar tidak berhenti pada pengalaman selama kegiatan, tetapi membawa semangat pembaruan itu kembali ke lingkungan masing-masing.
“Mari jadikan Pekan Kemah Rohani ini sebagai panggilan hidup Orang Muda Katolik. Setelah kembali ke stasi dan paroki masing-masing, bawalah kabar gembira kepada sesama. Jadilah OMK yang militan, menjadi cahaya bagi stasi dan paroki, serta menghadirkan semangat Injil dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.

Membangun OMK yang Beriman dan Mandiri
Selama empat hari pelaksanaan, para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan pembinaan, seperti pendalaman iman, dinamika kelompok, pelatihan kepemimpinan, seminar pemberdayaan ekonomi, pentas seni budaya, olahraga, rekreasi, doa bersama, malam keakraban, serta berbagai kegiatan kreatif lainnya.
Melalui seluruh rangkaian kegiatan ini, OMK Dekenat Adonara diharapkan semakin bertumbuh sebagai generasi muda Katolik yang memiliki iman mendalam, persaudaraan kuat, kreativitas, kemandirian, dan kepedulian terhadap kehidupan bersama.
Pekan Kemah Rohani OMK Se-Dekenat Adonara Tahun 2026 menjadi tanda bahwa kaum muda bukan sekadar masa depan Gereja, tetapi juga kekuatan Gereja hari ini yang dipanggil untuk menghadirkan harapan dan kasih Kristus di tengah dunia. (Patris)

You may also like