LAMALERA, Komsos Larantuka – Seratus tahun perjalanan iman Serikat Santa Anna Lamalera menjadi sebuah kisah panjang tentang pewartaan, kesetiaan, dan pelayanan. Bertempat di Lamalera, tempat awal benih iman itu ditanam, perayaan 1 abad karya misi Serikat Santa Anna menjadi momentum syukur atas penyertaan Tuhan dan perjuangan para pendahulu yang telah mewariskan iman bagi generasi sekarang dan mendatang.
Napak tilas perjalanan Serikat Santa Anna dimulai dari tahun 1926, ketika seorang misionaris Pater Bernardus Bode, SVD menginjakkan kaki di tanah Lamalera. Saat itu masyarakat Lamalera belum mengenal Injil Kristus. Kehadiran Pater Bernardus Bode, SVD bukan membawa kekayaan duniawi, melainkan membawa kabar sukacita tentang Yesus Kristus.
Di pesisir pantai Lamalera, di tengah deburan ombak dan hamparan laut, berlangsunglah baptisan pertama bagi orang-orang Lamalera yang menerima Kristus. Peristiwa sederhana itu menjadi awal lahirnya komunitas iman yang kemudian berkembang menjadi Gereja Lamalera.

Perayaan 1 Abad Serikat Santa Anna di Lembata
Dalam karya misinya, Pater Bernardus Bode, SVD tidak hanya berkhotbah dari mimbar, tetapi hadir dari rumah ke rumah. Ia duduk bersama umat di bale-bale, berdialog dengan masyarakat, mengajarkan doa, dan memperkenalkan iman dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan masyarakat Lamalera.
Pater Bernardus Bode, SVD tidak menghapus adat dan budaya Lamalera, tetapi menghadirkan Kristus di dalam kehidupan dan budaya masyarakat setempat. Melalui pendekatan penuh kasih, benih iman perlahan tumbuh dalam hati umat.
Setelah umat semakin mengenal Tuhan, kebutuhan akan tempat ibadah mulai dirasakan. Bersama umat perdana Lamalera, Pater Bernardus Bode, SVD berjuang mendirikan kapel yang kemudian berkembang menjadi gereja. Di tempat itu, umat mulai berkumpul, berdoa, merayakan Ekaristi, dan mengalami kehidupan sebagai keluarga Allah.
Dari perjalanan iman itu pula, nama Santa Anna semakin dikenal dan melekat dalam kehidupan umat Lamalera, khususnya para ibu keluarga. Pater Bernardus Bode, SVD memperkenalkan Santa Anna sebagai ibu dari Bunda Maria dan nenek dari Yesus Kristus.
“Umat Lamalera tidak hanya mengenal Yesus, tetapi juga mengenal keluarga kudus-Nya. Santa Anna menjadi sosok yang dekat dengan hati para ibu, tempat mereka memohon kekuatan dalam kehidupan keluarga,” demikian refleksi perjalanan sejarah Serikat Santa Anna.

Perayaan 1 Abad Serikat Santa Anna di Lembata
Dari Lamalera Menjangkau Seluruh Lembata
Iman yang tumbuh di Lamalera tidak berhenti bagi masyarakat setempat. Setelah menerima pendidikan iman, anak-anak Lamalera kemudian menjadi penerus karya pewartaan.
Mereka pergi ke berbagai wilayah di Lembata untuk menjadi katekis, guru agama, dan pelayan umat. Dengan berjalan kaki, menggunakan perahu, dan menempuh perjalanan panjang, mereka membawa kabar tentang Kristus ke berbagai pelosok.
Melalui karya para pewarta iman asal Lamalera, semakin banyak komunitas umat Katolik tumbuh di Lembata. Kapela-kapela dibangun, umat dibaptis, dan kehidupan Gereja semakin berkembang.
“Pater Bernardus Bode, SVD menanam benih iman di Lamalera, tetapi Tuhan memberikan panenan bagi seluruh Lembata,” demikian gambaran perjalanan misi yang diwariskan hingga kini.

Perayaan 1 Abad Serikat Santa Anna di Lembata
Seratus Tahun Kesetiaan dan Perjuangan
Dalam rentang waktu satu abad, Serikat Santa Anna terus berkembang dan menjangkau seluruh wilayah Dekenat Lembata. Saat ini jumlah anggota Serikat Santa Anna di wilayah Dekenat Lembata mencapai sekitar 1.800 orang, belum termasuk anggota yang telah meninggal dunia.
Perjalanan panjang itu tidak selalu mudah. Ada masa ketika semangat berserikat mengalami pasang surut. Ada anggota yang berhenti karena berbagai alasan. Namun karya Roh Kudus dan doa Santa Anna tetap menjadi kekuatan yang menjaga keberlangsungan Serikat ini.
Perkembangan Serikat Santa Anna tidak terlepas dari dukungan para pastor, biarawan-biarawati, para guru, dan umat awam yang setia mendampingi. Peran para pengurus di tingkat stasi, paroki, dan dekenat menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan dan pelayanan Serikat.
Para pastor moderator juga menjadi tiang penopang yang terus memberikan pendampingan rohani bagi perjalanan Serikat Santa Anna di seluruh Lembata.
Syukur 1 Abad di Lamalera
Pada 26 Juli 2026, Lamalera menjadi saksi sejarah perayaan satu abad Serikat Santa Anna. Tempat yang dahulu menjadi titik awal pewartaan iman kini menjadi tempat umat berkumpul untuk mengenang perjalanan panjang karya Allah.
Perayaan 1 abad ini menjadi kesempatan bagi seluruh anggota Serikat Santa Anna untuk bersyukur atas rahmat Tuhan, menghargai perjuangan para pendahulu, serta memperbarui komitmen untuk terus melayani Gereja dan masyarakat.
Serikat Santa Anna diharapkan tetap menjadi komunitas yang kuat dalam doa, setia dalam pelayanan, dan menjadi tanda kasih Allah bagi keluarga-keluarga di Lembata.
Dengan keyakinan bahwa Santa Anna dan Bunda Maria terus menyertai perjalanan mereka, Serikat Santa Anna memasuki abad kedua dengan harapan baru: tetap hidup, bertumbuh, dan menjadi berkat bagi Gereja. (@sly)
