KOTENWALANG, Komsos Larantuka – Setelah menjalani masa persiapan selama dua tahun, 10 orang Candidato akhirnya dilantik secara resmi menjadi anggota Confreria Reinha Rosari Larantuka, cabang Paroki Kotenwalang, dalam sebuah perayaan yang berlangsung khidmat pada Minggu, 30 Agustus 2026. Acara kunjungan dan pelantikan ini mengangkat tema “Panggilan Organisasi Gerejawi untuk Memikul Salib Pelayanan”, sebuah tema yang menuntun umat merenungkan kembali makna terdalam dari keanggotaan dalam organisasi gerejawi.
Direktur Confreria Paroki Kotenwalang, Pater Patris Witin, CP, dalam kesempatan tersebut mengajak seluruh umat untuk merasul bagi keluarga dan Gereja melalui wadah organisasi gerejawi. Ia menegaskan bahwa keanggotaan dalam Confreria bukan sekadar status atau formalitas, melainkan panggilan nyata untuk hadir dan berkarya di tengah keluarga dan komunitas umat beriman, sekaligus menjadi teladan hidup Kristiani bagi sesama.
Sementara itu, Direktur Agung Confreria Dekenat Larantuka, RD. Lukas Laba Erap yang turut hadir dalam acara ini menekankan spiritualitas salib dalam pelayanan sebagai inti dari kehidupan berorganisasi gerejawi. Dalam pesannya, beliau menggarisbawahi bahwa bernika dan opa, atribut khas Confreria, bukanlah hal yang paling utama dalam keanggotaan ini. Yang terutama dan mendasar adalah panggilan untuk memikul salib bersama Yesus dalam tugas perutusan di tengah keluarga, Gereja, dan masyarakat. Pesan ini menjadi pengingat bahwa identitas seorang anggota Confreria terletak pada kesetiaan menjalankan panggilan pelayanan, bukan pada simbol atau atribut lahiriah semata. Atribut-atribut tersebut, tegasnya, hanyalah tanda lahiriah dari sebuah komitmen batin yang jauh lebih dalam, yakni kesediaan untuk berkorban dan setia mengikuti jejak Kristus.
Prosesi pelantikan berlangsung dengan tata cara liturgis yang sarat makna, menandai berakhirnya masa persiapan panjang para Candidato dan dimulainya babak baru sebagai anggota resmi. Momen ini turut disaksikan oleh umat Paroki Kotenwalang yang hadir memberikan dukungan dan doa bagi para anggota baru, menciptakan suasana penuh sukacita dan rasa syukur di tengah komunitas paroki.
Dalam acara tersebut juga disampaikan harapan agar ke depannya Confreria Pusat yang berkedudukan di Katedral Reinha Rosari Larantuka dapat berkunjung secara berkala ke Paroki Kotenwalang guna memberikan penguatan bagi para anggota, khususnya terkait pemahaman Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Confreria. Penguatan ini dipandang penting agar setiap anggota, baik yang baru dilantik maupun yang telah lama berkarya, semakin memahami arah, landasan, dan tata kelola organisasi dalam menjalankan pelayanan sehari-hari di tengah umat.
Semangat memikul salib pelayanan yang menjadi tema besar acara ini turut menjadi refleksi mendalam bagi seluruh umat yang hadir. Panggilan sebagai anggota Confreria dimaknai sebagai kesediaan untuk setia, berkorban, dan konsisten menghadirkan kasih Kristus melalui tindakan nyata di tengah keluarga, Gereja, dan masyarakat luas, tanpa mengharapkan pujian maupun balasan duniawi.
Rangkaian acara ditutup dengan rekreasi persaudaraan, yang menjadi ajang mempererat kebersamaan antaranggota Confreria dan seluruh umat Paroki Kotenwalang. Melalui momen pelantikan ini, diharapkan pelayanan Confreria di Paroki Kotenwalang semakin bertumbuh, membawa berkat bagi umat, dan menjadi kesaksian iman yang hidup, sejalan dengan semangat memikul salib bersama Kristus dalam setiap tugas perutusan di tengah dunia. (Komsos Deklar)
